MONDU LAMBI — Pemerintah Desa Mondu Lambi mengambil langkah besar dalam perencanaan pembangunan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Pada Senin (22/12/2025), bertempat di Aula Kantor Desa Mondu Lambi, dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahunan yang dirangkaikan dengan Deklarasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Pemerintah Kecamatan Lewa Tidahu, BPD, LSM CD Betesdha Yakum, TPP P3MD, Puskesmas Lewa Tidahu, ISK, hingga tokoh masyarakat dan tokoh adat setempat.
Sinergi dan Kolaborasi Pembangunan
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Mondu Lambi, Yosia Pendi Tana, SE. Dalam pidatonya, Yosia menekankan bahwa Musrenbangdes adalah instrumen strategis untuk menentukan arah masa depan desa melalui partisipasi aktif warga.
“Musrenbangdes kali ini adalah langkah bersama untuk Mondu Lambi yang lebih baik. Kita memprioritaskan usulan hasil musyawarah desa. Saya berharap adanya kolaborasi kuat dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Yosia.
Terkait Deklarasi ODF, ia menegaskan bahwa ini merupakan komitmen kolektif untuk menciptakan lingkungan yang lebih higienis dan sehat bagi seluruh warga.
Senada dengan hal tersebut, Camat Lewa Tidahu, Agustinus Ndakularak, S.Sos, mengingatkan agar perencanaan pembangunan harus tepat sasaran. "Program yang disusun harus sesuai dengan usulan masyarakat dan selaras dengan kebijakan pemerintah yang lebih tinggi," tegasnya.
Fokus Kesehatan, Pendidikan, dan Digitalisasi
Dari sisi kesehatan, Kepala Puskesmas Lewa Tidahu, Efraim Lata, A.Md.Kep, menyoroti pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ia juga mengingatkan warga untuk waspada terhadap penyakit menular seperti ATM (HIV/AIDS, TBC, dan Malaria).
Dukungan nyata datang dari LSM CD Betesdha Yakum yang memberikan bantuan alat kesehatan berupa:
• Alat tensi digital
• Stik pemeriksaan kesehatan
• Timbangan untuk Posyandu ILP
Selain itu, Desa Mondu Lambi resmi meluncurkan Website Desa sebagai langkah transformasi menuju desa digital. Di bidang pendidikan, Ketua PGRI Kecamatan mendorong peningkatan status PAUD menjadi TK Negeri serta mengapresiasi capaian Akreditasi B yang diraih SD Negeri Umamanu.
Aspirasi Infrastruktur: "Bertaruh Nyawa Lewati Sungai"
Suasana haru sempat menyelimuti sesi penyampaian aspirasi. Perwakilan masyarakat Dusun II menyampaikan keluhan mendalam terkait akses transportasi saat musim hujan. Mereka mengaku harus mempertaruhkan nyawa menyeberangi sungai yang sering banjir.
“Tadi saja kami sempat terseret banjir saat menuju ke sini, beruntung kami masih selamat. Kami mohon pemerintah memperhatikan kondisi kami agar ada akses yang lebih aman,” ungkap salah satu warga Dusun II.
Penutup
Kegiatan yang berlangsung dengan baik dan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi menjadi pijakan kokoh bagi pembangunan Desa Mondu Lambi yang lebih sehat, aman, dan sejahtera di masa depan.(noldi)